Ingin belajar dan Berwisata, Stiper FB kunjungi beberapa lokasi di Ngada

 

Stiper FB -  Dikelilingi dengan alam yang indah Bajawa kerap menjadi target bagi wisatawan yang ingin rehat sejenak dari penatnya rutinitas kerja. 

Berwisata di alam menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara di Bajawa. Di sektor pertanian, Bajawa unggul dengan berbagai agrowisatanya. Hanya saja,  belum dikemas secara baik agar bisa dijadikan alternatif lain untuk berwisata bagi para pelancong. Misalnya Kopi Arabika Flores Bajawa yang sudah mendunia dan memiliki beberapa titik strategis unit pengolahan hasil (UPH)  di kecamatan Bajawa,  Golewa dan Golewa Barat. Hingga saat ini, belum ada kemasan khusus yang membuat rantai kopi dari hulu sampai hilir menjadi target wisata bagi para penikmat kopi ataupun wisatawan yang ingin belajar. Tidak hanya itu,  berbagai tanaman hortikultura seperti Wortel, Tomat, Lombok, Kentang,  Sawi dan lainnya juga dihasilkan di tiga kecamatan yang disebutkan diatas.  Bahkan beberapa desa penghasil tanaman hortikultura tersebut ada yang sudah menetapkan dalam sebuah (perdes) untuk membatasi penggunaan obat kimia sehingga semua go organic. 



Sebagai kampus baru dan perlu belajar lebih banyak dari semua pihak,  civitas Akademika Stiper Flores Bajawa kunjungi beberapa lokasi untuk berwisata sambil belajar. 

Usai menanam Avocado di lahan Turekisa - Golewa Barat ( 08/12/2020), peserta meluncur ke kecamatan Golewa, tepatnya di dusun Wajamala desa Radabata. Tujuan utama mengunjungi Kelompok Tani Papa Wiu yang telah memiliki sertifikat Kopi Organik.  Berdiskusi sambil menyeruput kopi AFB,  banyak hal mengalir dalam tekad untuk menjadikan lembaga Stiper FB sebagai lembaga yang siap berjalan bersama para petani. 



Perjalanan melewati kebun -kebun petani yang telah ditumbuhi jahe,  sayur, tomat maupun lombok ini membuat hati berbangga bahwa tidak ada bedanya dengan kebun petani yang dipertontonkan di televisi. Disini,  di kabupaten Ngada itu ada. Ada kebun yang bisa jadi tempat wisata sekaligus belajar. Beberapa jam kemudian, peserta bergerak menuju kampung adat Bena. Kembali belajar tentang struktur rumah Adat, tenun pewarna alam dan kedekatan dengan alam yang sangat tinggi. 



Perjalanan dilanjutkan di desa Wawowae usai makan siang bersama.  Di desa Wawowae ini lebih tepatnga di UPH Fa Masa,  peserta di sambut dengan senyum hangat para pengurus juga suguhan kopi yang diracik oleh barista handal Fa Masa.  Hampir semua pengurus UPH jago meracik Kopi karena mereka sudah kemana mana untuk bertemu lintas pegiat kopi di Indonesia. 



UPH Famasa itu, UPH yang sudah senior dan mapan, juga memiliki kelompok besar dengan anggota 267 kk serta memiliki 10 kelompok budidaya. Di UPH ini lebih fokus untuk proses pengolahan kopi AFB basah dan kering juga bubuk dengan kemasan yang selalu menampilkan keaslian kopi AFB dan nama produknya tetap dgn Bajawa Coffee, sedangkan pihak lain sudah menampilkan nama atau mereknya masing-masing.



Perjalanan selanjutnya diakhiri di puncak Wolobobo untuk melihat sunset. Paket wisata sehari ini cukup memberi pengetahuan baru bagi para pengunjung baik lokal maupun mancanegara. 

Ketua Stiper Flores Bajawa Dr. Nicolaus Noywuli mengatakan bahwa paket wisata ini merupakan paket yang cocok untuk mendukung keberlangsungan para petani. 

" Stiper FB merupakan kampus baru yang akan selalu belajar dari pihak manapun termasuk para petani. Kami hadir untuk berdialog dengan mereka dan saling belajar dan bertukar pengetahuan. Mereka secara praktek bisa kami tiru dan kami secara teori bisa mereka tiru juga. Sehingga kedepannya nanti Stiper FB dan Para petani bisa saling bersinergi,"kata Nicolaus. 

Kedepannya nanti,  Stiper FB akan menentukan lokasi maupun kelompok tani yang bisa dijadikan ruang belajar bagi mahasiswa maupun wisatawan umum untuk bisa berwisata sambil belajar. 

Dikesempatan yang sama pula,  Dr. Hermanu dari Tim Tani Center Institut Pertanian Bogor mengatakan sangat bangga bisa mengunjungi Bajawa dan bisa bekerjasama dengan lembaga Stiper FB. Baginya Bajawa adalah Surga.  Banyak hal indah yang dilihatnya. Tanah yang subur dan keramahan masyarakat bisa menjadi daya tarik para wisatawan yang ingin belajar, "katanya. 

Turut mendampingi tour wisata tersebut dianatarnya ketua Yasukda Ngada Romo Sil Betu,  Romo Rony NetoWuli,  Sekretaris Stiper FB Romo Paul Azi,  Wakil Ketua I Gordius W. Tuga dan Wakil Ketua II Gerardus Reo. 



*******

Salam Hormat, 

UPT KID









STIPER FB gaungkan Avocado sebagai Buah Khas Bajawa

 Stiper Flores Bajawa lakukan penanaman perdana Avocado di lahan Turekisa kecamatan Golewa Barat ( Selasa, 08/12/2020).

Ketua Stiper FB Dr. Nicolaus Noywuli mengatakan bahwa penanaman Avocado di Lahan Turekisa oleh lembaga Stiper FB ini sebagai bagian dari upaya untuk mengembalikan buah Avocado sebagai buah khas Bajawa yang saat ini mulai punah. 

"Di Bajawa ini,  Avocado sudah mulai punah karena petani tidak membudidayakan dengan baik atau Avocado dibiarkan tumbuh secara alami di kebun kebun yang ada sehingga kualitas buahnya tidak terjamin, "katanya. 

Sehingga membudidayakan kembali Avocado ini sebagai bagian dari menggaungkan kembali kejayaan buah Avocado di Bajawa.

Sementara itu,  Dr. Hermanu dari Tani Center IPB mengatakan sangat apresiasi dengan penanaman ini namun kedepannya mesti dilakukan penelitian terhadap jenis Avocado yang cocok untuk daerah Bajawa. 

"Kedepannya nanti mesti ada penelitan khusus tentang Avocaro agar kita bisa tau jenis mana yang cocok untuk daerah Bajawa ini, "katanya. 


Pantauan,  semua civitas akademik Stipet FB melakukan penanaman secara serentak dengan bibit avocado sebanyak 200 anakan. 

Hadir dalam kesempatan tersebut,  ketua Yayasan Yasukda Ngada Rd. Sil Betu,  Rd. Rony Netowuli,  Wakil ketua I Gordius W. Tuga, Wakil ketua II Gerardus Reo,  Sekretaris Stiper FB Rd. Paul Azi, Tim Tani Center IPB Bogor dan seluruh Dosen serta karyawan. 








Stiper FB gelar Kuliah Umum Pendekatan Agroekologi dalam Pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT)

 Stiper FB gelar Kuliah Umum Pendekatan Agroekologi dalam Pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT) di aula Yasukda ( Senin 07/12/2020) 



Pemateri dalam kuliah tersebut yakni dari Tani Center LPPM IPB  diantara Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M. Sc dari Perguruan Tinggi Baru Memotong Lintasan ke Masa Depan.
Gecci Dwi Parsetyo, SP. KRKP, Perguruan Tinggi dan Masyarakat Menegakkan Kedaulatan Pangan. Dan Lisa Bela Fitriani, SP 
Tani Center IPB University Melayani Petani, Membangun Desa dan Mengabdi Pertiwi. 

Dalam sambutannya Ketua Stiper FB Dr. Nicolaus Noywuli mengatakan saat ini Stiper FB  sedang mengelola lahan seluas 15 hektar yakni menanam jagung je is Lamuru yang merupakan program TJPS, bekerjasama dengan dinas Pertanian Propinsi NTT.
Untuk itu diharapkan dalam kerjasama ini IPB menjadi mentor untuk Stiper FB kedepannya. Dan kehadiran tim Tani Center ini diharapkan memberi pengetahuan baru bagi para dosen juga PPL di seluruh kabupaten Ngada. 

Sementara itu,  Bupati Ngada Drs.  Paulus Soli Woa dalam sambutannya sekaligus membuka acara dengan resmi mengatakan bahwa 80 persen masyarakat Ngada itu tinggal di desa dan bermata pencaharian sebagai Petani. Bila ditelusuri lebih jauh para petani tersebut masih masuk dalam kategori petani tradisional. Oleh karena itu pemerintah maupun stakeholder lainnya tidak ada  pilihan lain yakni  harus mendorong potensi yang dimiliki yakni di sektor Pertanian dan Pariwisata.  
"Saya sungguh percaya kalau Ngada akan lebih maju bila sektor pertanian dan Pariwisata harus di dorong lebih maju,"katanya. 
 Beliau juga berharap kedepannya lulusan Stiper FB dijadikan kelompok-kelompok pemberdayaan.
Turut hadir dalam kuliah umum tersebut, Para Penyuluh Pertanian Sekabupaten Ngada,  para dosen dan Karyawan Stiper Flores Bajawa. 





Mahasiswa Prodi Agroteknologi Stiper FB kunjungi Korban rumah terbakar di Were

 Kelompok Mahasiswa Agroteknologi STIPER FB kunjungi korban rumah terbakar di desa Were IV kecamatan Golewa ( Selasa 01/12/2020). 



Ketua Kelas Program Studi Agroteknologi Mario Geraldo Alexandro Doy Siu mengatakan kunjungan ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan teman-teman mahasiswa  yang lain dan baru hari ini bisa mengunjungi korban kebakaran. 
"Kunjungan yang kami lakukan ini setelah berkoordinasi dengan seluruh mahasiswa dan kami bergerak untuk mengumpulkan donasi semampu yang kami miliki, "kata Mario. 

Dia juga mengatakan bahwa salah satu korban rumah terbakar yang ada di dusun Mala Mude ini juga merupakan mahasiswa Agroteknologi Stiper FB. Mario juga berharap bahwa dengan adanya musibah ini, Maria Kristina tetap semangat untuk melanjutkan kuliah. 

"Kami sungguh sedih mendengar kabar bahwa pada tanggal 25 November lalu, rumah milik teman kami atas Maria Kristina Lena terbakar habis dan baru hari ini berkesempatan untuk datang kunjung, "katanya. 
Sementara itu secara terpisaha Sekretaris Stiper FB, romo Paul Azi memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa program studi Agroteknologi yang sudah berinisiatif untuk bergerak mengumpulkan donasi dan datang mengunjungi keluarga korban. 


"kami sungguh memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa agroteknologi dan dukungan dari para dosen sehingga bisa berkesempatan mengunjungi keluarga korban",katanya. 





STIPER FB terima 280 kg Benih Jagung Lamuru siap ditanam

 Dinas Pertanian Kabupaten Ngada serahkan 280 kg benih jagung jenis Lamuru ke Lembaga Kampus Stiper Flores Bajawa,( 25/11/2020) di halaman kampus A Stiper FB. 

Penyerahan bibit tersebut dilakukan oleh Kepala Seksi Teknik Pengolahan Hasil Dinas Pertanian Kabupaten Ngada Egil Ruba dan diterima langsung oleh ketua Stiper FB Dr. Nicolaus Noywuli. 


Nicolaus menyampaikan bahwa bibit jagung jenis Lamuru sebanyak 280 kg ini akan ditanam pada lahan Stiper FB seluas 15 hektar yang ada di Turekisa dan Soa.
"Ini merupakan program kerjasama dengan dinas Pertanian Pripinsi dengan Stiper FB yakni TJPS ( Tanam Jagung Panen Sapi).
Saat ini sedang persiapan untuk penanaman jagung yang akan berlangsung di Lahan Turekisa pada  hari Jumad 27 November 2020 mendatang,"kata Nicolaus. 

Beliau juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan untuk kerjasama yang baik dengan dinas pertanian Kabupaten Ngada. 

Stiper FB siap tanam jagung varietas Lamuru di lahan 15 Hektar

 

Dalam rangka mendukung program pemerintah propinsi NTT yakni TJPS ( Tanam Jagung Panen Sapi ) lembaga Stiper Flores Bajawa  pada musim tanam ini akan menanam jagung varietas Lamuru di lahan 15 hektar.
Ketua Stiper FB  Dr.Nicolaus Noywuli menyampaikan bahwa tanam jagung pada musim ini akan dilakukan melalui dua kelompok tani yakni kelompok A dengan lokasi di Turekisa Golewa Barat dan kelompok B di desa Loa kecamatan Soa. 
“  Dengan luas lahan masing-masing diatas 5 hektar ini,  disamping meningkatkan panenan jagung dengan pendekatan tehnologi budidaya yang baik, diharapkan produktivitas jagung minimal 5 ton perhektar”.katanya. 


Kehadiran program ini yang dikerjakan langsung oleh dua kelompok tani yang ada di stiper FB yakni dosen dan mahasiswa, juga dijadikan media pembelajaran bagi civitas akademik juga masyarakat luas. 
Nicolaus juga menyampaian terimakasih untuk Kerjasama bersama  pemeritah propinsi, dinas teknis di kabupaten Ngada, penyuluh dan pendamping yang ada di dua lokasi. 
Sementara itu secara terpisah, koordinator kelompok A Turekisa Victoria Coo Lea menyampaikan bahwa pemilihan benih jagung varietas lamuru ini dengan tujuan agar benih murni dan cocok dibudidayakan pada kondisi cuaca dan iklim yang ada di NTT. 


Mulai hari ini, Selasa 10 November 2020 lahan mulai di bersihkan dan sesudah itu akan ditanam jagung.  
Ira demikian dia biasa disapa berharap masyarakat bisa menjadikan kebun tersebut sebagai kebun contoh untuk pembelajaran bersama.

Tim UPT KID

KPU Propinsi NTT goes to Campus STIPER Flores Bajawa

 Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pada penyelenggaraan pemilu tahun 2020,Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggandeng Stiper FB mengadakan kegiatan sosialisasi bertema "KPU Goes to Campus" yang digelar di Aula Yasukda Ngada (27/10/2020).



Acara ini dihadiri oleh Komisioner KPU Propinsi NTT Lodowyk Fredrik,  Ketua KPUD Ngada Stanislaus Neke, serta dari pihak kampus dihadiri oleh Ketua Stiper FB Dr. Nicolaus Noywuli, ketua Yasukda RD. Silverius Betu, wakil ketua I Stiper FB Gordius W. Tuga,  Wakil Ketua  II Stiper FB Gerardus Reo,Sekretaris Stiper FB RD. Paulus Azi,  para dosen, karyawan dan mahasiswa. 
Dalam sambutannya ketua Stiper FB Dr. Nicolaus Noywuli menyampaikan apresiasi atas kepercayaan KPU menggelar kegiatan Sosialisasi di kampus Stiper FB.


"Kami senang dan bangga,semoga dengan acara ini dapat memperoleh informasi yang kompherensif dan akurat mengenai penyelenggaraan pemilu tahun 2020 dan  juga kami berharap setelah acara ini civitas akademik Stiper FB menjadi pemilih cerdas sekaligus bisa mempengaruhi masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam pemilihan di 9 Desember 2020 mendatang,   "katanya.

Sementara itu Komisioner KPU Propinsi NTT Lodowyk Fredrik 
Menyampaikan materi yang berkaitan dengan Peraturan KPU nomor 6 tahun 2020 Tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam corona virus desease 19. Dan peraturan KPU nomor 10 tahun 2020 Tentang perubahan atas peraturan KPU nomor 6 tahun 2020.

"Sebagai pemilih,  kita mesti mengatahui jenis-jenis pemilih, cara mengecek daftar pemilih,  mekanisme pindah memilih,  peserta pemilu  tahun 2020, hari, tanggal dan waktu pemungutan suara, serta tata cara mencoblos surat suara"katanya.


Fred demikian dia biasa di sapa juga menyampaikan agar para pemilih mesti menjadi pemilih rasional bukan emosional. Memilih orang menurut logika bahwa dia pantas menjadi pemimpin. 

Ketua KPUD Ngada Stanislaus Neke juga  mengajak para peserta  untuk  memberikan hak pilih pada 9 Desember 2020 mendatang,  karena satu suara sangat menetukan masa depan bangsa dan negara. 

Acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi seputar kepemiluan bersama para mahasiswa,Dosen dan Karyawan Stiper FB. 

Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dari Ketua Stiper FB kepada Komisiner KPU Propinsi NTT.



Tim 
UPT KID Stiper FB


Salam hormat.. 

 



Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa akan membuka Tiga Progran Studi Baru

 





Stiper Flores Bajawa yang baru didirikan pada Mei 2020 dan saat  ini sedang dalam proses kegiatan belajar mengajar akan segera membuka lagi untuk 3 program studi baru ( 17/10/2020).
Tiga program studi baru yang diajukan yakni Program Agribisnis,  Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak dan Penyuluh Pertanian. 


Sebelumnya Stiper FB hanya memiliki dua prorgram studi yakni Agroteknologi dan Peternakan. 

Wakil Ketua II Stiper FB bidang Pengembangan dan Sumber Daya Gerardus Reo mengatakan saat ini pihaknya bersama tim sedang melakukan FGD ( fokus grup diskusi) dalam rangka pengajuan 3 prodi baru ke LLDIKTI Kopertis Wilayah VIII Denpasar. 



" Saat ini kami sedang menyiapkan dokumen untuk  memenuhi persyaratan yang ada diantaranya  kriteria akreditasi minimum, kurikulum,  Dosen,  Standar penjaminan mutu internal,"kata Gerardus. 
Selain itu juga  Unit pengelolaan program studi mesti memiliki struktur organisasi,visi misi latar pendirian progran studi, sarana prasarana, tenaga kependidikan. 

Program studi baru yang sementara diajukan ini rencananya akan mulai berjalan pada  semester ganjil berikutnya.

"Kami sangat berharap pengajuan ini bisa diterima dan bisa mulai beroperasi di semester ganjil kedepannya.  Hal ini untuk menjawabi kebutuhan - kebutuhan di masyarakat,"katanya. 

FGD ini dipimpin langsung oleh ketua Stiper FB Dr. Nicolaus Noywuli dan Turut hadir Ketua Yasukda Ngada Romo Sil Betu, Wakil Ketua I  Gordius W. Tuga dan tim perencana. 




Mahasiswa Agroteknologi Stiper FB belajar Komputer

Mahasiswa  Agroteknologi Stiper Flores Bajawa melakukan praktek komputer di laboratorium Komputer ( rabu 07/10/2020). Praktek ini didampingi langsung oleh dosen mata kuliah  Teknologi Informasi dan Komunikasi  Wilfrida E. Boba Ruba.







Sivitas akademik Stiper FB ziarah ke Gua Maria OCD Bogenga

 Setiap tanggal 07 Oktober, gereja Katolik memperingati hari santa perawan Maria Ratu Rosario.  Dalam kalender liturgi,perayaan ini termasuk peringatan wajib.  Sivitas akademika Stiper FB dibawah pimpinan romo sekretaris RD. Paulus Azi melakukan ziarah dan doa bersama di gua Maria OCD (07/10/2020).



 Romo Paul mengatakan dalam tradisi dan ajaran Gereja Katolik, Bunda Maria memiliki banyak sekali julukan. Salah satunya adalah Ratu Rosario.  Rosario berarti "Mahkota Mawar" adalah Bunda Maria sendiri yang menyatakannya ketika ia menampakan diri. 



" Sebagai lembaga pendidikan dibawah naungan Yasukda Ngada, keberadaan sivitas akademika maupun mahasiswa mesti mencerminkan lembaga yang ada. Oleh karena itu, di hari peringatan Santa Perawan Maria Ratu Rosario ini, kami ziarah dan doa bersama di Gua Maria OCD Bogenga,"kata Romo Paul. 
Selain ziarah dan doa bersama,  kedepannya nanti akan ada banyak kegiatan rohani yang melibatkan para dosen, karyawan maupun mahasiswa. 


Salam hormat, 

Tim 
UPT KID


Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa melaksanakanan Orientasi Pendidikan Perdana di tahun akademik 2020/2021

 

141 mahasiswa baru Stiper FB mngikuti Ordik perdana dia aula Yasukda Ngada 26/08/2020.
Dalam sambutan pembukanya ketua Yayasan persekolahan umat katolik kabupaten Ngada RD. Silverius Betu menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa yang sudah mempercayakan Stiper FB sebagai lembaga untuk belajar.
Selamat datang Wajah muda penuh optimisme dan penuh semangat,  generasi yang menjadi kekuatan besar untuk Gereja, Negara dan wilayah kabupaten Ngada serta Flores pada umumnya. 
Terimakasih sudah bergabung menjadi angkatan perdana,  angkatan yang hebat. Kepercayaan kalian menjadi kekuatan besar bagi yayasan Yasukda, "katanya. 
Romo Sil demikian dia biasa disapa juga berharap agar Stiper FB terus berjaya sepanjang masa. 

Sementara itu Ketua Stiper FB Dr. Nicolaus Noywuli dalam arahan sekaligus membuka dengan resmi ordik tahun akademik 2020/2021 mengatakan bahwa dengan motto Searching and serving with love, kegiatan ordik ini  akan melalui beberapa kegiatan yang bersifat pembelajaran materi sedangkan yang bersifat fisik sudah menjadi tidak zaman lagi diera 4,0 ini melainkan lebih ditekankan pada akademik. 
"Kami berharap mahasiswa harus memiliki tekad yang kuat untuk meraih cita cita dan kami sangat yakin ini adalah pilihan terbaik,"katanya. 

Acara dilanjutkan dengan penyampaian  Kebijakan umum stiper FB sekaligus perkenalan struktur dan legalitas Stiper FB dibawah naungan Yayasan Persekolah umat Katolik Ngada. 

Selain itu penjelasan tentang protokol kesehatan dari gugus tugas covid 19 Stiper FB oleh Dokter Aty Du'e, Pelatihan penggunaan aplikasi Google Classroom dan Zoom oleh UPT Komputer,IT dan Digital.

Kepengurusan lembaga Stiper FB diketuai oleh Dr. Nicolaus Noywuli,  Wakil Ketua 1 bidang Akademik dan kemahasiswaan Gordius W Tuga, Wakil Ketua II bidang Sumber daya dan kerjasama pengembangan Gerardus Reo, Sekretaris Stiper FB Rd. Paulus Azi. Ketua Program Studi Peternakan Kristianus Ngiso Bhae dan Ketua Program Studi Agroteknologi Pertanian Maria Clara Mau. 


Sementara itu secara terpisah mahasiswa prodi Agroteknologi Pertanian Ursula Kafolata mengatakan sangat gembira bisa menjadi bagian dari lembaga stiper fb karena baginya melanjutkan pendidikan di lembaga ini memberikan keringanan baginya yakni lebih dekat dengan rumah dan jurusan yang ada yakni pertanian dan peternakan itu sudah hampir tidak diminati oleh generasi milenial. 
" Saya suka kuliah di stiper FB meskipun kami angkatan perdana dan tentua masih banyak kekurangan tapi saya merasa terbantu bisa dekat dengan rumah dan  belajar yang saya suka yakni pertanian karena memang orangtua saya petani jadi saya mau belajar pertanian yang minimal bisa merubah pola pola lama yang ada"kata Tia demikian dia biasa disapa. 

Ordik ini akan dilaksanakan selama 3 hari terhitung 26-28 Agustus.  Untuk 27 Agustus nanti ordik dilakukan secara Virtual dan pada 28 agustus nanti akan ada kuliah umum bersama Bupati Ngada dan Anggota DPR RI sekaligus misa bersama Uskup Agung Ende. 
141 Mahasiswa terbagi dalam dua prodi yakni prodi Peternakan sebanyak 77 orang dan prodi Agroteknologi Pertanian sebanyak 64 orang.
Salam hangat, 
Tim UPT KID Stiper FB

STIPER FB SELENGGARAKAN DUA HARI PEMBEKALAN PERSIAPAN ORDIK

Sebagai bentuk persiapan Orientasi Pendidikan  yang akan berlangsung selama 3 hari ( 26-28/08/2020), mahasiswa dua program studi mengikuti pembekalan di kampus A Stiper FB. Pada hari pertama yakni Senin 24 Agustus 2020 dikhususkan untuk mahasiswa program studi peternakan sedangkan untuk hari selasa 25 Agustus 2020 bagi mahasiswa program studi Agroteknologi Pertanian.

Pembekalan selama dua hari tersebut diisi dengan latihan pengisian Kartu Rencana Studi, penjelasan protokol kesehatan dari satgas Covid 19 Stiper FB dan pemeriksaan kesehatan oleh  Dr. Aty Du'e. 





salam Sehat...


STIPER-FB SIAP LAKSANAKAN ORIENTASI PENDIDIKAN (ORDIK)



Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) siap melaksanakan Orientasi Pendidikan (ORDIK) bagi mahasiswa baru Tahun Akademik  2020/2021. Kegiatan ORDIK ini dilaksanakan di Kampus A (  YASUKDA Bajawa). Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ( 26-28 Agustus 2020).


 Wakil Ketua Panitia Pelaksana ORDIK Gerardus Reo dalam konsolidasi Rapat pemantapan panitia pada jumat  21 Agustus 2020 menyampaikan bahwa orientasi pendidikan bagi Mahasiswa Baru STIPER FB Tahun Akademik 2020/2021 ini telah dipersiapkan secara matang dan terstruktur dengan melibatkan segenap unsur tenaga Pendidik dan Kependidikan STIPER-FB. Dengan mengusung tema” Menenun  Asa Membangun bersama menuju Bonnum Commune’ diharapkan mahasiswa yang tergabung dalam keluarga besar Stiper FB mampu menjadi pribadi yang mampu membawa perubahan untuk kebaikan bersama. 

Secara terpisah Ketua STIPER FB, Dr. Nicolaus Noywuli   menjelaskan bahwa sistem yang digunakan dalam kegiatan ORDIK yakni dengan standar nasional   blendid learning ( kombinasi antar  sistem daring dan sistem luring).  Sebelumnya peserta diundang permasing – masing program studi yakni Peternakan dan Agrotehnologi Pertanian untuk mengikuti pemeriksaan Kesehatan, pengisian Kartu rencana Studi dan pembekalan persiapan ordik.   

“  Tanggal 24 Agustus untuk mahasiswa prodi Peternakan dan pada 25 Agustus untuk mahasiswa prodi Agroteknologi Pertanian. Semua proses ini tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada,’katanya.

 Nicolaus menambahkan bahwa Ordik kali ini menoreh sejarah baru di tanah Ngada. Stiper-FB hadir memberi kehangatan di tengah kota dingin Bajawa khususnya bagi mayoritas masyarakat Ngada sebagai petani dan peternak. Reformasi pendidikan dalam dunia pertanian dan peternakan akan segara dimulai. Apapun situasi dan kondisi yang terjadi sekarang ini seperti pandemi covid 19 bukan merupakan penghalang untuk memulai sesuatu intensi yang baik. Ini merupakan peluang di tengah tantangan. Oleh karena itu Stiper-FB meracik semua paketan orientasi ini dengan menghadirkan tokoh masyarakat seperti Bupati dan anggota DPR RI. Puncak dari seluruh rangkaian Ordik  akan ditutup dengan perayaan Ekaristi Kudus yang akan dipimpin langsung oleh Yang Mulia Bapak Uskup Agung Ende.  

“ Opsi Stiper-FB pro terhadap mahsiswa baru ditunjukan dengan membuat pemeriksaan kesehatan secara gratis oleh tenaga profesional langsung di Kampus A STIPER-FB. Para mahasiswa bukan hanya dididik dalam proses pendidikan tetapi lebih dari pada itu diperhatikan dari segala lini termasuk yang berkaitan dengan aspek kesehatan sebagai isu aktual dewasa ini. Stiper-FB sangat total merancang paketan orientasi kali ini karena selain yang pertama juga Stiper-FB sungguh menyadari bahwa keberadaannya mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat. Ini ditunjukan dengan kuantitas animo masyarakat sangat tinggi melamar berkuliah di Stiper-FB,” kata Nicolaus.

Selain itu, Sekretaris Stiper-FB sekaligus ketua gugus tugas penanganan covid 19, RD. Paulus Yanuarius Azi meyakinkan bahwa seluruh proses persiapan, pelaksanaan dan proses perkuliahan nanti sesuai dengan standar protokoler kesehatan. Romo Paulus menjamin bahwa semua peralatan kesehatan telah dipersiapkan, para tenaga medis telah dihadirkan dan segala strategi telah dipersiapkan berkaitan dengan alur, cuci tangan, pengukur suhu dan pemetaan terkait komitmen jaga jarak. Tim khusus gugus tugas telah dibentuk dan dilatih untuk profesional dan loyal dalam kegiatan pelayanan nanti.